Tatkala Rasulullah mengambil baiat dari orang-orang Anshar pada
perjanjian Aqabah yang kedua, diantara para utusan yang terdiri atas 70
orang itu terdapat seorang anak muda dengan wajah berseri, pandangan
menarik dan gigi putih berkilat serta memikat. Perhatian dengan sikap
dan ketenangannya. Dan jika bicara maka orang yang melihat akan tambah
terpesona karenanya. Nah, itulah dia Mu'adz bin Jabal RA.
Dengan demikian, ia adalah seorang tokoh dari kalangan Anshar yang ikut baiat pada Perjanjian Aqabah kedua, hingga termasuk Ash-Shabiqul Awwalun—golongan yang pertama masuk Islam. Dan orang yang lebih dulu masuk Islam dengan keimanan serta keyakinannya seperti demikian, mustahil tidak akan turut bersama Rasulullah dalam setiap perjuangan.
Dengan demikian, ia adalah seorang tokoh dari kalangan Anshar yang ikut baiat pada Perjanjian Aqabah kedua, hingga termasuk Ash-Shabiqul Awwalun—golongan yang pertama masuk Islam. Dan orang yang lebih dulu masuk Islam dengan keimanan serta keyakinannya seperti demikian, mustahil tidak akan turut bersama Rasulullah dalam setiap perjuangan.
